Bimtek Digitalisasi Branding Promosi Desa Wisata di Paser, Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Pariwisata yang dilaksanakan pada tanggal, 2 sampai 3 juli 2025
07 July 2025
Administrator
Paser, 3 Juli 2025 – Dalam upaya mendukung pengembangan desa wisata yang berdaya saing di era digital, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) "Digitalisasi Branding Promosi Desa Wisata", yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada tanggal 2 hingga 3 Juli 2025 di Kabupaten Paser.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan komunitas ekonomi kreatif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola desa wisata, khususnya dalam hal strategi branding dan promosi berbasis digital.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. Hj. Dahlia, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memasarkan potensi wisata desa, agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas secara efektif.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan paparan materi serta praktik langsung dari tiga narasumber yang merupakan praktisi digital branding dan konten kreator berpengalaman. Materi yang disampaikan meliputi strategi membangun citra desa wisata, pemanfaatan media sosial, serta teknik produksi konten kreatif yang sesuai dengan karakteristik masing-masing desa.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Melalui sesi praktik, para peserta dilatih untuk membuat konten promosi digital yang dapat langsung diterapkan di desa wisata mereka. Kegiatan ini ditutup dengan sesi kunjungan dan praktik langsung di kawasan mangrove setempat, yang menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan di Paser.
Dengan terselenggaranya bimtek ini, diharapkan pelaku desa wisata di Kalimantan Timur semakin mampu mengembangkan strategi promosi yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga daya tarik wisata desa semakin meningkat di mata wisatawan lokal maupun mancanegara.