Skip to main content
Berita

Angkat Tema IKN dan Ekonomi Kreatif, Dispar Ikuti Pameran Explore Borneo

By Maret 23, 2022No Comments

Samarinda, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ikuti Pameran Explore Borneo yang berlangsung di Atrium Big Mall Samarinda, Rabu (23/3), mengangkat Tema Ibu Kota Negara “Nusantara” dan Ekonomi Kreatif.

Restiawan Baihaqi, ST mengungkapkan bahwa Setiap tahunnya Dispar Provinsi Kaltim tidak pernah absen untuk mengikuti kegiatan pameran yang diselenggarankan oleh DPMPTSP bekerjasama dengan ADW Bersaudara.

“Tahun ini Dispar Provinsi Kaltim mengikuti pameran Explore Borneo seperti tahun-tahun sebelumnya dengan mengambil tema menyesuaikan dengan program kebijakan yang ada pada Dispar Provinsi Kaltim. Pada tahun ini kami mengambil Tema IKN dan Ekonomi Kreatif”, Ungkap Restiawan Baihaqi, ST selaku Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata mewakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur.

Baihaqi menambahkan bahwa bukan tanpa alasan mengapa kami mengambil tema tersebut, karena pada 15 Februari lalu telah disahkannya secara resmi UU IKN yang penunjukkan tempat berada di Provinsi Kaltim. Selain itu sesuai Rencana Strategis (Renstra) Dispar Provinsi Kaltim bahwa Ekonomi Kreatif merupakan Isu yang dianggap penting terhadap perkembangan Ekonomi di Kaltim.

Sejalan dengan hal tersebut Muhammad Faisal selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika mewakili Gubernur Kaltim saat membuka Pameran Explore Borneo mengatakan bahwa hadirnya pameran ini mendorong peningkatan investasi dan mengakomodir para pelaku UKM untuk lebih berinovasi dalam karya dan usaha, serta mengikuti perkembangan yang terjadi.

“Pameran ini sangat penting, tidak hanya kalangan usahawan yang menjadikan sebagai media promosi, akan tetapi sangat penting bagi pemerintah, investor dan masyarakat untuk mendapat informasi tentang penanaman investasi, perkembangan dibidang ekonomi, idustri, perdagangan baik sekala besar maupun kecil yang melibatkan masyaarakat luas”, kata Faisal.

Faisal juga mendorong masyarakat untuk mengutamakan produk buatan dalam negeri demi berkontribusi para perekonomian nasional.

“Saya mengajak bersama mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sebagai usaha bersama untuk memakai produk lokal dan membeli produk daerah dalam rangka membangun pertumbuhan ekonomi”, ungkapnya.

Salain itu, Faisal mengungkapkan bahwa Kaltim sudah ditetapkan menjadi IKN berarti standar kita harus dinaikkan sesuai dengan standar nasional, agar kelak kita tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri namun kita harus bersaing dengan meningkatkan kapasitas SDM.

Explore Borneo Kaltim 2022 akan berlangung pada 23-27 Maret yang diikuti oleh 75 stand yang terdiri dari 42 stand OPD dan BUMN, 4 Stand Otomotif dan 29 Stand UMKM.

Close Menu