Skip to main content
Berita

Bincang Wisata Bareng Gus Miftah

By Januari 18, 2022No Comments

Pesona Keindahan Sungai Mahakam diakui seorang ulama tenar Ustadz Miftah Maulana Habiburrahman atau disapa Gus Miftah, di momen HUT ke 65 Provinsi Kalimantan Timur Samarinda, Kalimantan Timur, Senin(10/1/2022) sore.

Kadispar Kaltim Sri Wahyuni dan timnya yang membawa Gus Miftah bersama Duta Pariwisata Kaltim 2021 Elga , Andi Natasha Priyanka Jonsen Simanjuntak dan sejumlah kru, menyambut di Dermaga Mahakam Hilir kemudian mendampingi wisata Susur Sungai Mahakam

“Mahakam dengan panjang 920 km merupakan Sungai terlebar di Kalimantan. Kalau sungai terpanjang Se Indonesia Sungai Kapuas di Kalimantan Barat dengan panjang 1143 km. Untuk di sungai Mahakam Wisata Susur Sungai Mahakam telah dikenalkan sejak 2018 dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Kadispar Kaltim Sri Wahyuni.

Wisatawan Mancanegara sudah ada yang menikmati Susur Sungai Mahakam, wisata ini ada juga melayani Family Trip sampai ke hulu Sungai Mahakam ke Kampung Dayak.

“Selain Susur Wisata Mahakam, Provinsi Kaltim di usia 65 in, i akan menambah fasilitas di sekitar wisata air yakni penambahan Lodge yakni pondok atau rumah kecil, juga akan dibuat Homestay supaya bisa menginap di sana.

Semoga terus ada perahu wisaata datang Danau Semayang, Danau Melintang dan Danau Jempang meliputi dua kabupaten yakni Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara,”t ambah Sri Wahyuni.

Gus Miftah berani mengakui bahwa wisata di Sungai Mahakam tak kalah indahnya dengan pulau lain di kawasan Jawa, Sumatera maupun Bali bahkan di luar negeri.

“Yogya misalnya terkenal wisata kuliner, dan sejumlah wisata budaya. Oleh karenanya penginapan dan hotel perlu dihadirkan.
“Negarai Swiss airnya bersih, rumput juga bagus, kalau melihat sapi di luar negeri beda dengan di Indonesia karena kandang dan sapinya bersih.
Sebenarnya yang ada di Indonesia sangat bagus dan indah, sisa masyarakatnya perlu diedukasi personalitinya. Ingat Kita di Indonesia punya semua potensi dari SDA maupun Sumber daya lainnya. Seperti pemukiman Kampung Tahu di kawasan Selili, itu bakal menarik lebih cantik jika pemukimannya diwarnai warna warni dan masyarakat semua menjaga kebersihan lingkungan dan sungai,” ujarnya. (*)

Close Menu