Skip to main content
BERITADOK

Pariwisata Kalimantan Timur Mulai Menggeliat, Wisman Mulai Berkunjung

By Mei 31, 2022April 2nd, 2024No Comments

Samarinda, Gairah pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menggeliat, hal tersebut tidak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang dinilai mulai mereda sehingga Pemerintah kini mulai melonggarkan sejumlah aturan dalam penerapan PPKM. Dampak dari pelonggaran aturan ini berdampak terhadap kunjungan wisata ke Kaltim termasuk kunjungan oleh Wisatawan Mancanegara (Wisman).

Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui saluran seluler, Awang Jumri selaku Ketua Himpunan Pemandu Indonesia (HPI) DPD Kaltim menyampaikan bahwa, dengan adanya kelonggaran sejumlah aturan yang digagas pemerintah, sangat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan terutama mancanegara, terutama yang melalui jalur pintu Bali. Terhitung sejak Maret 2022, saya sendiri sudah membawa wisman berasal dari Serawak untuk melihat Ibu Kota Negara, Austria dan Rumania untuk melihat Orang Utan, dan Turki akan melakukan Tur selama 10 Hari, start point dari Balikpapan, Mahakam dan Taman Nasional Kutai. Pada Bulan Juni dijadwalkan aka nada wisman yang bersal dari Negara Inggris yang akan berkunjung ke Kaltim selama 10 hari ”, Ujar Awang sapaan laki-laki berkulit sawo matang ini.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Prov. Kaltim, Restiawan Baihaqi. ST menambahkan bahwa sebenarnya sejak pandemi covid-19 pun telah banyak para wisatawan mancanegara ingin ke Kalltim namun jelas itu tidak memungkinkan karena terhalang peraturan yang berlaku, dan saat inilah kerinduan mereka berkunjung dapat terpenuhi.

Dikatakannya, bahwa pada saat pandemi berlangsung Dispar Prov. Kaltim juga melakukan penetrasi pasar wisata Kaltim dengan rutin memberikan informasi kepariwisataan melalui berbagai cara dan media yang ada, terutama melalui akun Media sosial sehingga pasar tetap terjaga dan saat inilah mereka datang berkunjung.

Lebih lanjut Awang menambahkan, bahwa rata-rata wisman yang berkunjung ke Kaltim tertarik akan Nature (Endemic Fauna dan Flora), Culture (Kebudayaan Dayak Kutai dan Life Style Masyarakat lokal). Kami mengharapkan para Guide untuk segera diberikan kelonggaran persyaratan untuk Inbound Tour agar kami (HPI/ Guide) segera kerja kembali, kami juga berharap dapat diselesaikannya Perda Pramuwisata yang kini tengah digodok oleh Dispar Prov. Kaltim dan POLNES, serta memperbanyak Pelatihan buat pemandu untuk memperkuat SDM di lapangan sehingga memberikan rasa percaya terhadap para wisatawan yang berkunjung ke Kaltim.

Close Menu