Skip to main content
News

Rapat Pengelolaan dan Pemanfaatan Pulau Beras Basah

By April 20, 2022No Comments

Samarinda – Dinas Pariwisata Kaltim menggelar rapat dengan Agenda Pembahasan Permohonan Penugasan Pemerintah Kota Bontang untuk Pengolalaan dan Pemanfaatan Pulau Beras Basah, yang dilaksanakan di ruang rapat sapta pesona, Rabu (20/4) pagi.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Restiawan Baihaqi, S.T selaku Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata yang mewakili Drs. A. Herwansyah, M.Si selaku Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri.

Dalam penyampaian pembukaan oleh Restiawan Baihaqi, S.T
“Rapat hari ini intinya adalah bagaimana kami ingin mendapatkan cerita atau masukan dari kesemuanya, karena setelah ini tentunya kami akan melakukan perencanaan atau melakukan sudmit di kantor Gubernur dalam rangka masuk dari pada surat Walikota Bontang untuk penugasan”.

Dalam rapat tersebut, disampaikan bahwa dasar dari diskusi rapat yaitu untuk tugas perbantuan pengelolaan di Pulau Beras Basah seperti pengawasan,pengelolaan pesisir, dan perbantuan kepada nelayan.

Penyampain itu disampaikan oleh Fadli perwakilan (DKP 3 Bontang) Dinas Ketahanan Pangan,Perikanan dan Pertanian Bontang
“Sudah banyak sekali sarana dan prasarana yang di bangun disana dan itupun yang kita bangun sudah di atas air, salah satunya dermaga dan jembatan dan mungkin kedepan adanya perencanaan pembangunan cottage dan itu harus ada izin dari provinsi, atas dasar itulah kenapa kita memerlukan tugas perbantuan” ungkap Fadli

Pengelolaan Pulau Beras Basah perlu memperhatikan wilayah konservasi, dengan memperhatikan kelestarian lingkungan nya karena itu menyangkut kehidupan nelayan, sambung Fadli

Penyampain disampaikan juga oleh Dr.Ir.H. Bambang Indratno, S.Pi., M.Si., selaku IPU (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unmul)

“Selain itu Potensi kota bontang adalah pariwisata laut sebagai kota maritim tidak disaksikan bahwa memang kinerja pariwisata laut harus menjadi salah satu pembangunan ekonomi wilayah di kota bontang sehingga kegiatan pariwisata ini harus secara serius untuk direncanakan dan dikelola” ungkap Bambang.