Skip to main content
Artikel

*ASEAN Para Games 2022: Indonesia Turunkan 200 Atlet

By Juli 27, 2022Agustus 23rd, 2022No Comments

 

Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah ASEAN PARA GAMES 2022 yang merupakan pesta olahraga orang cacat terbesar di tingkat Asia Tenggara. ASEAN PARA GAMES 2022 sedianya akan dilaksanakan di Vietnam tahun 2021 mendatang dengan SEA GAMES. Namun Vietnam belakangan menyatakan tidak mampu untuk menjadi Tuan Rumah ASEAN PARA GAMES, maka ASEAN PARA SPORT FEDERATION (APSF) pada tanggal 14 Februari 2022 menunjuk Indonesia yang menyatakan mampu sebagai Tuan Rumah ASEAN PARA GAMES 2022.

Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Didik Suhardi menambahkan bahwa kepercayaan negara ASEAN kepada Indonesia untuk menjadi Tuan Rumah ASEAN Para Games merupakan tanggung jawab bersama semua pihak terkait untuk bersama sama menyukseskan ASEAN Para Games 2022.

Asean Para Games akan diselenggarakan di Kota Surakarta, Solo pada tanggal 30 Juli hingga 06 Agustus 2022, dengan mempertandingkan 14 cabang olahraga, yaitu atletik, para renang, bulutangkis, tenis meja, catur, para angkat berat, boccia, blind judo, goalball, tenis kursi roda, panahan, CP football, basket kursi roda serta volly duduk yang sedianya diikuti lebih dari 1.200 atlet dari seluruh negara anggota ASEAN. Indonesia sendiri akan menurunkan sebanyak 200 atlet di semua cabang olahraga tersebut. Pada gelaran sebelumnya, Indonesia telah dua kali menyabet gelar sebagai juara umum.

Penyelenggaraan Asean Para Games akan dipertandingkan di 14 venue yang tersebar di Kota Surakarta, seperti Kolam Renang Intan Pari di Karang Anyar (Para Renang), Sritex Arena (Basket Kursi Roda), Hotel Paragon Solo (Para Angkat Berat), GOR UTP (Volly Duduk ), GOR RM. Said (tenis meja), Lapangan Kota Barat (panahan), GOR UNS (bola gawang), Lapangan Tenis Manahan (Tenis Lapangan), GOR FKOR UNS (Boccia), Stadion UNS (CP Football), Auditorium UMS (Bulutangkis), Tirtonadi Convention Hall (blind judo), Lor In Hotel (catur), dan Stadion Manahan (atletik).