Isran Noor Resmikan Taman Wisata Mesra Di Puncak Mini Golf Hotel Mesra Samarinda, Ini Harapannya

Isran Noor Resmikan Taman Wisata Mesra Di Puncak Mini Golf Hotel Mesra Samarinda, Ini Harapannya

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peresmian Taman Wisata Mesra yang bertempat di puncak mini golf Hotel Mesra Samarinda dilakukan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Minggu (19/1/2020)

Gubernur Kaltim Isran Noor berharap Taman Wisata Mesra ini menjadi salah satu destinasi wisata di Samarinda dan menjadi taman yang nyaman bagi keluarga.

Peresmian dihadiri Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama istri dan Masroen Rusli selaku pemilik Hotel Mesra bersama keluarga besar. Hadir pula Farid wadjdy dan tokoh masyarakat lainnya

Masroen Rusli selaku pemilik Hotel Mesra Business & Resort hotel mengatakan taman ini berdiri dari usul Savena selaku GM.

"Jembatan gantung ini terinspirasi dari yang ada di Jerman dan Bali, saya pikir bagus kalau ada di Samarinda, setelah dihitung hitung masuk untuk dibangun," terangnya

"Harapannya ada sesuatu yang baru dan bisa mendongkrak pariwisata di Samarinda," lanjutnya

Savena Adelyn Firnanda, General Manager Mesra Business & Resort Hotel Samarinda menambahkan, karena Samarinda masih kurang tempat wisata, jadi pihaknya mengembangkan area yang ada menjadi tempat wisata baru.

"Jadi ke depannya orang yang datang ke sini bukan hanya nginap tapi juga bermain di Taman Wisata Mesra begitu konsepnya," terangnya.

Savena Adelyn Firnanda menambahkan di area Taman Bukit Mesra berlokasi di samping Mesra Business & Resort Hotel Samarinda.

"Ini wahana wisata terbaru untuk keluarga. Ada jembatan gantung,rumah pohon, kuda troya, mini golf, teman bermain anak-anak, dan kawasannya hijau asri pepohonan.

"Ke depannya kita akan tambah lagi wahana bermain seperti flying fox, gokart dan wahana belajar seperti taman lalu lintas area camping," tuturnya

 

Dikutip dari : https://kaltim.tribunnews.com/2020/01/19/isran-noor-resmikan-taman-wisata-mesra-di-puncak-mini-golf-hotel-mesra-samarinda-ini-harapannya
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Mathias Masan Ola

Komentar