GO WISATA JUANG SANGA - SANGA : Musem Perjuangan Sanga - Sanga (5)

GO WISATA JUANG SANGA - SANGA : Musem Perjuangan Sanga - Sanga (5)

Museum Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga diresmikan pada tanggal 27 Januari 2007 bertepatan dengan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke 60 oleh Gubernur Kaltim. Tujuan dari pembangunan museum sendiri adalah untuk mengenang perjuangan melawan penjajah Belanda. Hal itu diperkuat dengan adanya foto-foto dokumentasi perjuangan Sanga-Sanga yang terdapat di dalam museum. Tak hanya itu, ada pula foto-foto dari Samarinda, Muara Jawa, Balikpapan, dan Tarakan. Tidak ketinggalan, replika senjata—baik dari bangsa Jepang maupun Belanda, serta bendera merah-putih asli hasil dari sobekan bendera Belanda pada peristiwa heroik 27 Januari 1947.

Saat ditanya, salah seorang kawan dari KOMPAS (Komunitas Peduli dan Pemerhati Sejarah Sanga-Sanga), Dimas Praginanto menjelaskan, “Mengapa terdapat foto-foto tidak cuma Sanga-Sanga, tetapi juga Tarakan, Samarinda, Melak, Teluk Dalam, sebab tempat-tempat tersebut adalah titik-titik persinggahan dari pelarian para pejuang kita setelah diserang Belanda.
“Harapannya, baik warga Sanga-Sanga maupun pengunjung Museum Perjuangan Merah Putih dapat langsung menyimpulkan kisah perjuangan para veteran hanya dari melihat rangkaian foto yang memang sengaja dibuat berurutan.”

Menariknya, Museum Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga tidak hanya menyimpan situs bersejarah, tetapi juga terdapat foto-foto kegiatan teman-teman KOMPAS. Dimas mengatakan, “Foto-foto yang sudah ada kami datangi kembali. Jadi ada compare antara foto zaman dulu dan zaman sekarang,” jelasnya. “Misal, ini tahun 1967 dan ini yang tahun 2005-nya.”

Sebelum mengakhiri penjelasannya, lelaki berambut gondrong itu berujar, “Kalau saya mikirnya, kenapa Museum Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga dibangun di sana, begini, di sebelah museum ada gedung Sandisa (Sandiwara Sanga-Sanga), tempat pertunjukan untuk kesenian bahari, seperti ludruk, keroncong, jepen. Semua diadakan di sana.

“Lalu, di depannya ada tugu, namanya Tugu Palagan, tangsi Belanda. Jadi, museum sendiri dirasa cukup strategis berada di sana, berdampingan dengan bangunan bersejarah yang sudah ada berpuluh tahun sebelumnya.” Saat tim Go Wisata Juang Sangasanga Dinas Pariwisata Kaltim menyambangi Sangasanga dalam rangka Merah Putih bike trip, Museum ini sedang tutup dan belum dibuka selama pandemi. Tim Gowes pun mengambil kesempatan berfoto di depan Tugu Palagan yang dahulunya taman Palagan ini merupakan Tangsi KNIL.

Koleksi KOMPAS Merah Putih dan alm. H. Soengkono

Dok. Humas Kabupaten Kutai Kartanegara

Lokasi: Taman Palagan di Seberang Museum Perjuangan

Lokasi: Taman Palagan di Seberang Museum Perjuangan 

 

Komentar