BIDANG PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA

Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata mempunyai tugas penyiapan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem, Wisata Alam dan Buatan, Wisata Bahari dan Minat Khusus.

Untuk melaksanakan tugas, Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata menyelenggarakan fungsi :

1. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembanganan wisata bahari dan minat khusus.

2. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program, pemantauan, evaluasi, pelaporan dan analisis kegiatan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

3. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

4. Pelaksanaan kebijakan di bidang pembangunan dan perintisan daya tarik wisata dalam rangka pertumbuhan destinasi pariwisata kalimantan timur dan peningkatan kualitas dan daya saing pariwisata.

5. Pelaksanaan administrasi kepala bidang pengembangan destinasi.

6. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

7. Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

 

Uraian tugas Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata :

1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.

2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.

3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.

4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.

5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.

6. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat.

7.Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan dan pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

8. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pengembangan infrastruktur dan ekosistem pariwisata.

9. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pengembangan wisata alam dan buatan.

10. Melaksanakan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

11. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.

12. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.

13. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan bidang pengembangan destinasi pariwisata untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.

14. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada atasan.

15. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan infrastruktur dan ekosistem, pengembangan wisata alam dan buatan, pengembangan wisata bahari dan minat khusus.

 

Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata mempunyai 3 seksi:

1. Seksi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata.

2. Seksi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan.

3. Seksi Pengembangan Wisata Bahari dan Minat Khusus.